"Ate" Hari ini cukup mengikir ingatan, tetiba membentuk sayatan, entah dimana letaknya. - Bertemu dengan orang yang tak pernah kuduga sebelumnya - Dia terlalu banyak bercerita, tentang kecerahan hati ketika mataharinya begitu dekat, - Juga tentang kosongnya langit tanpa bintang, dan bulan. - Jika ditulis, mungkin akan menelan beberapa lembar halaman.- Seorang yang sudah matang melahap pahit dan manisnya bualan hidup, "kisahku indah" bukan? - Aku tak ingin menjawab pertanyaan itu, karena dengan melihatnya aku cukup mengerti ada berbagai macam emosi yang tak terdefinisi. Aku cukup mendengarmu saja, tanpa ajukan pertanyaan, atau pernyataan - "apakah kau bodoh?" atau memang "kau sebodoh itu?" Ternyata tak hanya mulutmu saja yang berbicara, mata - telinga - bahkan tubuhmu pun ikut menyusun makna, tapi aku malas menyusunnya satu - persatu yang tercecer Waktuku hampir tersita banyak olehmu, kakiku kau ikat dengan tali sepatu kusutmu yang penuh debu. ...