"Ate"
Hari ini cukup mengikir ingatan, tetiba membentuk sayatan, entah dimana letaknya. - Bertemu dengan orang yang tak pernah kuduga sebelumnya - Dia terlalu banyak bercerita, tentang kecerahan hati ketika mataharinya begitu dekat, - Juga tentang kosongnya langit tanpa bintang, dan bulan. - Jika ditulis, mungkin akan menelan beberapa lembar halaman.- Seorang yang sudah matang melahap pahit dan manisnya bualan hidup, "kisahku indah" bukan? - Aku tak ingin menjawab pertanyaan itu, karena dengan melihatnya aku cukup mengerti ada berbagai macam emosi yang tak terdefinisi.
Aku cukup mendengarmu saja, tanpa ajukan pertanyaan, atau pernyataan - "apakah kau bodoh?" atau memang "kau sebodoh itu?"
Ternyata tak hanya mulutmu saja yang berbicara, mata - telinga - bahkan tubuhmu pun ikut menyusun makna, tapi aku malas menyusunnya satu - persatu yang tercecer
Waktuku hampir tersita banyak olehmu, kakiku kau ikat dengan tali sepatu kusutmu yang penuh debu. "habiskan dulu ceritaku" - ah, tapi aku muak dengan abjad - abjad yang tersusun oleh indra mu.
"bagaimana menurutmu?" - itu pertanyaan bodoh!!
***

Komentar
Posting Komentar