Lelaki Nanar

 Aku menyebutnya Lelaki nanar,

penuh dengan lekukan masa silam yang tak pernah pudar,

aku menemaninya setiap malam, 

menjaga raganya agar tak susut seperti beruang kisut.


Aku menyebutnya Lelaki nanar,

penuh dengan theater miring, 

cerita sinting.


Aku menyebutnya Lelaki nanar,

mulutnya penuh gula -gula,

manisnya melebihi stevia.


Aku menyebutnya Lelaki nanar,

aku berduka.

Pinterest

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laut Luka,

Sayap Sayap Senja

Selamat Ulang Tahun, Ibu