Kepada tuan aksara
Hari hari ini cuaca seperti ibu tiri,
sebentar muram, sebentar marah, sebentar berteriak,
kecewa sedang berada di tiang puncak dengan tali terikat jangkar, di tanah.
tangisan dan lautan kepedihan seperti arak - arakan pawai semut merah,
berjejer rapi maju menuju jurang, semut banyak bergelimpangan.
cacing berseru keasikan,
tak sadar, si cendet sedang mengintipnya.
Hari hari ini duka sedang berpesta pora,
pedih sedang menyalakan api unggun terbaiknya.
bakar ranting yang dari pohon yang tak bernama,
yang sudah mulai kisut dan keriput,
ujar rumput yang terpecik api sebelum menjadi abu.
Hari hari ini sedang banyak bala,

Komentar
Posting Komentar