Rumah Pinus
Tentang hutan pinus,
aku pernah melukisnya dengan aksara,
saat rimbunan belukar cinta sedang mengait begitu kuat.
Dengan rumah kayu sederhana,
dua pijar samar,
yang dikelilingi kerlipan kunang - kunang.
Tanah basah,
batang yang lembab dan suara gigil malam,
tak dapat menyembunyikan usai hujan.
Rumah itu ternyata masih kokoh,
tetap berdiri, meski sendiri,
sinar bulan membuatnya hidup.
![]() |
| Alejandro Castro - Pinterest |

Komentar
Posting Komentar